Penerimaan Sipencatar Kementerian Perhubungan Tahun 2018 ( 2.676 formasi )


Kementerian Perhubungan semua instansi yang berada di dalam pemerintahan Republik Indonesia yang bergerak di bidang perhubungan dan transportasi di seluruh wilayah Indonesia. Dalam mencari sumber daya manusia dan tenaga yang berpotensial di lingkungan Kementerian Perhubungan, instansi ini memiliki program jalur rekrutmen umum yang biasanya dilakukan penerimaan calon pegawai negeri sipil besar-besaran. Tetapi saat ini Kementerian Perhubungan juga melakukan penerimaan dan pembibitan Calon Taruna untuk tambahan kebutuhan CPNS dari pola pembibitan Kementerian Perhubungan yang nantinya akan disekolahkan pada sekolah kedinasan kemenhub dan digunakan setelah lulus untuk pemerintah daerah maupun Pusat, Jalur sipencatar atau lebih dikenal dengan nama Seleksi Penerimaan Calon Taruna merupakan sebuah metode penerimaan Taruna baru di perguruan tinggi kedinasan dibawah naungan Kementerian Perhubungan. Dalam penerimaan jalur sipencatar Kementerian Perhubungan ini dilakukan secara terpusat dan online menggunakan aplikasi berbasis web yang bertujuan dalam mengurangi potensi terjadinya kecurangan kecurangan yang ada pada seleksi penerimaan. Dalam proses sipencatar perguruan tinggi kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan, setiap pelamar melakukan pendaftaran dan melakukan tahapan seleksi mulai dari tes potensi akademik, pelaksanaan psikotes, tes kesehatan dan tes kesamaptaan dan wawancara. Kembali dibuka lagi penerimaan jalur sipencatar kedinasan Kementerian Perhubungan tahun 2018 / 2019 yang mana berkisar 2676 formasi untuk ditempatkan pada perguruan tinggi dalam pendidikan transportasi darat, laut dan udara

Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor: Bl22OIM.SM.O1.OO/2018 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan Kebutuhan CPNS dari Pola Pembibitan Kemenhub Tahun Anggaran 2018, KEMENTERIAN PERHUBUNGAN mengundang putra dan putri terbaik Bangsa Indonesia lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas Sederajat untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pola Pembibitan Pemerintah Daerah (Pemda).


PROGRAM STUDI

  • 1. Program Studi yang ditawarkan sejumlah 2.676 formasi yang terdiri dari 1.988 formasi Program Studi Pola Pembibitan Kemenhub dan 688 formasi Program Studi Pola Pembibitan Pemda;
  • 2. Calon Taruna/Taruni hanya berhak memilih 1 (satu) Program Studi yang ditawarkan;
  • 3. Calon Taruna/Taruni khusus Pola Pembibitan Pemda wajib berdomisili sesuai dengan wilayah formasi Program Studi Pemerintah Daerah yang dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga;
  • 4. Calon Taruna/Taruni formasi Program Studi Pola Pembibitan Pemda wajib memperhatikan dengan seksama formasi Program Studi yang tersedia merujuk pada angka IX sebelum melakukan pendaftaran, sehingga tidak terjadi kesalahan pendaftaran. Kesalahan pendaftaran terhadap pilihan Program Studi Pola Pembibitan Pemda tidak dapat dianulir;
  • 5. Calon Taruna/Taruni formasi Pola Pembibitan Kemenhub dapat memilih Program Studi yang ditawarkan tanpa dibatasi domisili asal.

PENDIDIKAN TRANSPORTASI DARAT
PENDIDIKAN TRANSPORTASI LAUT
PENDIDIKAN TRANSPORTASI UDARA

PERSYARATAN PENDAFTARAN

  • Warga Negara Indonesia;
  • Usia maksimal23 tahun dan minimal 16 tahun pada 1 September 2018, khusus untuk:
    • a. D-II PKB ST"ID minimal 17 tahun;
    • b. D-III LLU minimal 18 tahun;
    • c. D-lV LLU minimal 17 tahun.
  • Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan:
    • a. Untuk lulusan tahun 2Ol7 dan sebelumnya, memiliki nilai rata-rata ujian yang tertulis pad.a ijazah tidak kurang dari 7,0 (skala penilaian 1-10) I 7O,OO (skala penilaian 10-100) / 2,8 (skala penilaian 1-4); atau
    • b. Untuk Calon lulusan tahun 2018, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen Pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 7,0 (skala penilaian 1-10) / 70,00 (skala penilaian 10-100) I 2,8 (skala penilaian l-41, dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki nilai rata- rata ujian tertulis pada ijazah tidak kurang dari 7,0 (skala penilaian 1-10) / 70,00 (skala penilaian 10-100) / 2,8 (skala penilaian 1-4). 
  • Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm, khusus untuk :
    • a. Program studi D-III PKP minimal 165 cm;
    • b. Program studi D-IV Penerbang pria minimal 165 cm dan wanita minimal 163 cm;
    • c. Program studi D-III OBU pria minimal 165 cm, dan wanita minimal 160 cm.
  • Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba;
  • Calon Taruna tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama ladat;
  • Calon Taruni tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan);
  • Ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total;
  • Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
  • Belum pernah diberhentikan sebagai Taruna/Taruni di lingkungan Badan
  • Pengembangan SDM Perhubungan dan Perguruan Tinggi lainnya dengan tidak hormat;
  • Bersedia menaati segala peraturan pada Pola Pembibitan;
  • Bersedia diberhentikan dengan tidak hormat jika melakukan tindakan kriminal antara lain mengkonsumsi dan atau menjual belikan narkoba, melakukan tindak kekerasan (perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, perundungan dll), melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual;
  • Dinyatakan gugur apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas / dokumen;
  • Bersedia menandatangani Surat Pernyataan Calon Taruna/Taruni (bermaterai 6000 Rupiah);
  • Khusus Program Studi D-III PKP, berjenis kelamin pria;
  • Khusus Calon Taruna/Taruni program studi di STTD, bersedia mengikuti pendidikan di kampus yang ditentukan oleh STTD sesuai dengan program studi yang dipilih;
  • Memiliki Surat Elektronik I e-mail yang masih aktif.

TATA CARA PENDAFTARAN

  • Calon Taruna/Taruni hanya boleh mendaftar di satu Sekolah Kedinasan pada Kementerian atau Lembaga dan apabila Calon Taruna/Taruni diketahui mendaftar lebih dari satu Sekolah Kedinasan maka yang bersangkutan dinyatakan gugur;
  • Calon Taruna/Taruni wajib melakukan pendaftaran online melalui portal 
  • https://sscndikdin.bkn.go.id dimulai tanggal 9 April s.d. 30 April 2018, untuk mendapatkan userrlame dan password, kemudian mencetak tanda bukti pendaftaran I;
  • Calon Taruna/Taruni wajib melakukan registrasi ulang menggunakan tanda bukti pendaftaran I melalui 
  • http://sipencatar.dephub.go.id dengan mengunggah (upload) berkas lamaran dan mencetak tanda bukti pendaftaran II dimulai tanggal 9 April s.d 30 April2018;
  • Semua berkas di unggah (uptoadl ke dalam pendaftaran online dalam bentuk soficopg, terdiri atas:
    • a. Akte Kelahiran (format file Pdf maks 500 kB);
    • b. Pas Foto terbaru berlatar belakang merah, menghadap kedepan ukuran 4 x 6 cm (ukuran 400 x 600 pixel dengan besaran min 300 kB dan maks 500 kB dengan format jps);
    • c. KTP dan KK Calon Taruna/Taruni yang berusia di atas 17 tahun, bagi yang belum memiliki KTP menggunakan Surat Keterangan Kependudukan/resi permintaan pembuatan KTP. Khusus Calon Taruna/Taruni yang berusia di bawah 17 tahun menggunakan Kartu Keluarga (KK) (format Iile Pdf maks 500 kB);
    • d. ljazah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat (format file Pdf maks 500 kB);
    • e. Surat Keterangan sebagai peserta Ujian Nasional dari Kepala Sekolah atau pejabat berwenang, bagi siswa SMA/SMK/MA kelas 3 (ke1as XII) Tahun Ajaran 2Ol7l2OlB (format file Pdf maks 500 kB);
    • f. Surat Keterangan dari Kepala Sekolah atau Pejabat berwenang yang menyatakan program keahlian dan kompetensi keahlian lulusan SMK sesuai dengan konversi Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK) Tahun 2016 (SK Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Nomor: 4678 lD IKEP lMKl 2016l (format lile Pdf maks 500 kB);
    • g. Surat Keterangan belum pernah menikah yang ditandatangani oleh Lurah/Kepala Desa sesuai domisili (asli) (bukan surat yang ditandatangani oleh pelamar, ketua RT, ketua RW atau orang tua) (format file Pdf maks 500 kB);
    • h. Surat Pernyataan Calon Taruna/Taruni bermaterai 6000 Rupiah (dapat diunduh di http://sipencatar.dephub.go.idf (format file Pdf maks 500 kB);
    • i. Tanda bukti pendaftaran I dari Portal
    •  https://sscndikdin.bkn.go.id (format file Pdf maks 500 kB).
  • Batas akhir unggah (uploadl berkas tanggal 2 Mei 2018 pukul 23.59 WIB.
  • Panduan pendaftaran dan ketentuan pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada
  • http://sipencatar.dephub.go.id.
  
















Jika kawan kawan berminat dengan Penerimaan Sipencatar Kedinasan Kementerian Perhubungan Tahun 2018 ( 2.676 formasi ), silakan ikuti prosedur pelamaran berikut 

Hanya kandidat terbaiklah yang akan diproses
Seluruh tahapan seleksi dilakukan oleh panitia Penerimaan Sipencatar Kedinasan Kementerian Perhubungan Tahun 2018 
Pendaftaran dilakukan secara Online
Tertarik, silahkan Daftar

0 Response to "Penerimaan Sipencatar Kementerian Perhubungan Tahun 2018 ( 2.676 formasi )"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

------=={Close Klik 2x}==------
Selamat Datang